Detail Berita

Puslitbang Hortikultura kunjungan ke IP2TP Wera

Blog Single
Dalam rangka Review kegiatan Tahun 2021 dan Rencana kegiatan Tahun 2022, Puslitbang Hortikultura mengadakan kunjungan ke IP2TP Wera yang bertempat di Jalan Garuda III Wera, PO. Box 20 Subang, terletak di Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang sebagai bagian dari diseminasi kegiatan hasil penelitian. Kunjungan tersebut didampingi oleh Koordinator Bidang PE Puslitbang Hortikultura Dr. Waryat dan Sub Koordinator PDHP, Sub Koordinator Evaluasi dan Sub koordinator Program dan diterima dengan hangat oleh Kasie Yantek Balitbu Tropika, Diah Sunarwati, S.Si., M.Si dan Kepala IP2TP Wera, La Made.

IP2TP Wera merupakan IP2TP terluas di lingkup Puslitbang Hortikultura, dikelola oleh Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika. Luasnya mencapai 103,9 ha dan didukung oleh fasilitas yang lengkap, diantaranya lahan penelitian, laboratorium, screen house dan nursery, serta embung besar yang digunakan untuk kebutuhan tanaman dan konsumsi. Terdapat 67 komoditas tanaman buah dengan lebih dari 500 varietas dan 2917 pohon yang dipelihara di KP Subang ini sebagai sarana pelaksanaan fungsi kebun percobaan, diantaranya layanan kegiatan penelitian, konservasi plasma nutfah atau sumber daya genetik, kebun produksi dan model agribisnis, produksi benih, diseminasi teknologi pertanian, show window technology, diversifikasi ketahanan pangan dan agrowidyawisata.

IP2TP Wera saat ini tengah mengembangkan UPBS secara besar-besaran untuk empat komoditi unggul yakni durian, mangga, rambutan, dan manggis. Bibit yang siap disebarkan ke masyarakat ini telah dijamin keunggulannya dan tersedia dalam jumlah yang cukup besar.

Untuk pengelolaan plasma nutfah, Balitbu Tropika menjadikan kebun percobaan sebagai pusat koleksi plasma nutfah buah tropika untuk menjamin keselamatan plasma nutfah buah dari kepunahan. Hal ini karena plasma nutfah buah di masyarakat semakin lama semakin berkurang karena diganti dengan tanaman lain yang lebih menguntungkan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pemilik lahan.

Upaya penyelamatan plasma nutfah buah di masyarakat harus pula dilakukan dengan berbagai metode pendekatan. Salah satu metode pendekatan yang dipandang sangat efektif adalah dengan menggali manfaat ekonomi plasma nutfah tanaman buah bagi masyarakat.

Salah satu upaya tersebut adalah transfer informasi teknologi inovasi kepada pengguna melalui pemanfaatan kebun percobaan dibungkus dengan konsep agrowisata.

Dengan konsep ini diharapkan masyarakat pengguna akan menerima informasi teknologi inovasi lebih ringan (tidak terbebani dengan penjelasan ilmiah ala peneliti) sambil berwisata.




Share this Post: