PUSLITBANG HORTIKULTURA   
47 Tahun Mengabdi: Balitbangtan Makin Mantap Berkiprah di Bidang Penelitian dan Pengembangan Pertanian

47 Tahun Mengabdi: Balitbangtan Makin Mantap Berkiprah di Bidang Penelitian dan Pengembangan Pertanian

(Cipanas-9/9/2021) Sebagai lembaga yang telah berkiprah dalam penelitian dan pengembangan pertanian selama 47 tahun, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan ekspose inovasi teknologi di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti).  Kegiatan ekspose menjadi bentuk komitmen Balitbangtan yang salah satu tugasnya adalah mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan dan dikembangkan. Tidak hanya didiseminasikan, namun teknologi yang telah dihasilkan harus dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan petani maupun masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, masyarakat umum diberikan akses informasi terkait penelitian dan pengembangan pertanian yang sudah dihasilkan melalui pameran produk, konsultasi, hingga sesi icip-icip. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo ini menampilkan berbagai pameran produk dan inovasi teknologi pertanian. Mulai dari produk serta inovasi teknologi tanaman pangan, tanaman perkebunan, hortikultura, veteriner, hingga pertanian 4.0 yang kekinian. Balitbangtan juga menunjukkan sinergitasnya dengan berbagai pihak dengan tidak hanya mengandeng pihak internal Kementerian Pertanian, namun juga pihak swasta di bidang penelitian dan pengembangan pertanian.

Rangkaian acara pertama adalah ekspose teknologi inovasi tanaman hias. Menteri pertanian secara simbolis melakukan Pelepasan Hibah Benih Sumber untuk Program Perbanyakkan Satu Juta Benih Sebar Tanaman Hias. Selanjutnya, Menteri Pertanian Republik Indonesia melakukan peninjauan ke Laboratorium Benih Tanaman Hias serta kunjungan ke taman tematik agrowidya wisata. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara ekspose teknologi inovasi tanaman hias. Secara spontan, Yasin juga memberikan nama pada 2 varietas Impatiens Balithi, yaitu Mojang Timo dan Gincu Perempuan/Wanita. Sebagai bentuk sinergitas Kementerian Pertanian dengan pihak internal maupun pihak swasta, maka pada kesempatan ini, Balitbangtan, Puslitbanghorti, dan Balithi melakukan penandatanganan naskah kerjasama dengan mitra: MNC group, Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, PT TAM, Dinas Pertanian dan Peternkan Kota Tomohon, Universitas Muslim Indonesia, dan Universitas Gadjah Putih.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura juga menampilkan cukup banyak inovasi teknologi hortikultura berupa varietas unggul hortikultura, produk olahan hortikultura, hingga teknologi budidaya hortikultura. Varietas unggul hortikultura yang ditampilkan antara lain varietas Nanas Cayene, Jeruk Keprok Terigas, Bawang Putih Lumbu Hijau, dan berbagai tanaman hias.

Rangkaian acara kedua dilanjutkan dengan Pengukuhan Komisariat Daerah (Komda) Jaringan Pertanian Nasional (JPN). Pada rangkaian acara kedua, dikukuhkan sebanyak 65 komisariat daerah dari 34 provinsi. Target JPN sendiri sebanyak 400-500 Komda yang menyasar petani milenial. “Optimalkan langkah pertanian di Indonesia. Pertanian tidak bisa hanya  diurus oleh jajaran Kementerian Pertanian saja, namun harus terintegritas menjadi suprastruktur pertanian.JPN haru bisa menjadi mata, mulut, dan telinga petani.” Ujar Syahrul Yasin Limpo. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan Menteri Pertanian ke stand pameran Balitbangtan. (IMNS/AP/ALS Foto oleh: MI/PS)


Publikasi