PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Kembangkan Taman Sains Pertanian Jeruk Berbasis Online, Puslitbanghorti Terapkan konsep Kekinian

Kembangkan Taman Sains Pertanian Jeruk Berbasis Online, Puslitbanghorti Terapkan konsep Kekinian

(Malang-03/03/2021) Tuntutan zaman yang serba canggih menjadi peluang sekaligus tantangan bagi semua pihak, termasuk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian untuk dapat terus mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan dengan cara yang lebih ‘kekinian’ dan segar. Dalam upaya menjawab tantangan tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti) melalui Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropik (Balitjestro), fokus kembangkan Taman Sains Pertanian (TSP) Jeruk dengan konsep yang lebih kekinian dengan memanfaatkan platform online.

Pada kesempatan Seminar Proposal Kegiatan TA 2021 lingkup Puslitbang Hortikultura, Dr. Harwanto selaku Kepala Balitjestro, memaparkan konsep TSP jeruk ini. Terdapat enam lingkup kegiatan yang diusung, yaitu pelatihan dan pemagangan, inkubasi bisnis, percontohan (show window), kerja sama bisnis, dan wisata edukasi. Sedangkan untuk klaster, terdapat tiga klaster utama, yaitu perbenihan, on farm, dan pascapanen. 

Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan dari lingkup pelatihan dan pemagangan berupa bimbingan teknis lokal, regional, dan nasional secara online maupun offline. Platform yang dipilih secara online melalui Youtube, media sosial, dan podcast. Inovasi teknologi perbenihan yang dikembangkan berupa pengembangan teknologi produksi jeruk bebas penyakit di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Punten dan IP2TP Tlekung, screen house (shade house), dan laboratorium. Kegiatan on farm yang dikembangkan berupa teknologi jeruk sitara, bujangseta, dan jeruk organik. Adapun kegiatan pascapanen yang dikembangkan yaitu packing house operation dan aneka produk olahan jeruk pangan dan non pangan.

Produk TSP Jeruk pada klaster on farm salah satunya berupa Pupuk Biojestro yang ramah lingkungan dengan formulasi bahan bersumber dari bahan organik dan mineral alami berkualitas serta diperkaya dengan mikroba fungsional yang menguntungkan. Pupuk ini diformulasi sesuai dengan kebutuhan tanaman jeruk. Sedangkan produk pascapanen yang siap edar yaitu Jestrofreh, JestroCare, Jestro Hand Gel Sanitizer, Jestro Wingko Jeruk, Jestro Yogurt, Jestro Manisan Jeruk, Jestro Minuman Serbuk Jeruk, Jestro clean, Jestro Soap, Jestro Aroma Terapi, Jestro Keripik, Jestro Selai, Jestro Marmalade, dan lainnya. Penjualan produk-produk ini selain dilaksanakan secara offline, namun juga secara online menggunakan beberapa platform market place.
“Tunjukkan bahwa inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian bisa dimanfaatkan dan berguna bagi khalayak umum. TSP Jeruk Balitjestro ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi pengembangan TSP-TSP lain, utamanya di lingkup Puslitbanghorti,” Pungkas Dr. Muhammad Taufiq Ratule, Kepala Puslitbanghorti. (IMNS/RH)