Detail Berita

Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Komoditas Hortikultura, Jawa Tengah

Blog Single
Puslitbang Hortikultura kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Komoditas Hortikultura. Bimtek kali ini diselenggarakan di wilayah Kabupaten Semarang, tepatnya di Gedung Serbaguna BPTP Jawa Tengah, Kamis (3/11). Mengangkat tema budidaya cabai, Puslitbang Hortikultura mengundang penyuluh dan petani dari lima kecamatan di Kabupaten Semarang, yaitu Getasan, Bandungan, Ambarawa, Sumowono, dan Bergas.

Cabai merah menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi (volatile foods). Gangguan suplai domestik akibat pengaruh cuaca menjadi penyebab tingginya kenaikan harga cabai ini. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wagitu Sunu dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam rangka pengendalian inflasi, pemerintah menghimbau untuk melakukan gertam (gerakan tanam) cabai. Saat ini, lebih dari 80% petani di wilayah Kabupaten Semarang membeli bibit siap tanam, dan sisanya menyemai sendiri. Lebih lanjut beliau mengatakan salah satu permasalahan petani cabai di lapangan adalah harga yang tidak stabil pengaruh dari cuaca ekstrim, untuk itu petani perlu pengetahuan mengenai pengaturan pola tanamnya.

Terdapat 4 kecamatan yang menjadi sentra produksi cabai di Kabupaten Semarang, yaitu Getasan, Sumowono, Bandungan dan Kaliwungu. Luas tanam tertinggi ada di Kabupaten Getasan, yaitu sebesar 315 ha/tahun terdiri dari jenis cabai besar dan cabai rawit. Dari berbagai sentra tersebut, pemasaran cabai yang berasal dari Kabupaten Semarang telah dapat diserap tidak hanya ke pasar lokal tetapi juga ke berbagai wilayah lain seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan dan Batam.

Kepala Puslitbang Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule mengatakan bahwa salah satu bentuk dukungan dari Puslitbang Hortikultura, BSIP, Kementerian Pertanian terutama dalam peningkatan kapasitas pengetahuan dan kompetensi petani di lapangan adalah melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Komoditas Cabai ini. “Terima kasih atas kehadirannya, mudah-mudahan bimtek ini bisa memberikan manfaat khususnya untuk petani Semarang, untuk peningkatan produksi sehingga menjaga kestabilan pangan,” ujarnya.

Melalui Bimtek Cabai, Kepala Dinas berharap para petani cabai di Kabupaten Semarang dapat menambah pengetahuan mereka mengenai budidaya cabai dari hulu hingga hilir sehingga dapat meningkatkan kualitas produksi mereka. Ucapan terima kasih juga dihaturkan oleh Kepala Dinas kepada Kepala Puslitbang Hortikultura yang sudah memfasilitasi bimtek komoditas hortikultura ini. “Kami berharap Puslitbang Hortikultura nantinya akan mengadakan bimtek lagi di Kabupaten Semarang, tidak hanya untuk komoditas cabai, tapi juga komoditas lainnya karena komoditas hortikultura di Kabupaten Semarang lengkap, baik sayuran organik maupun non organik, dan juga buah-buahan,” tambahnya.

Di sela acara, Puslitbang Hortikultura menyerahkan benih cabai kepada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang. Penyerahan bibit diserahkan secara langsung dari Kepala Pusat kepada Kepala Dinas. Adapun benih yang diserahkan adalah varietas Lembang 1 (Cabai Keriting), Lingga (Cabai Besar), Rabani Agrihorti (Cabai Rawit), dan Inata Agrihorti (Cabai Besar Hibrida). (Krn)
Share this Post: