Detail Berita

Jeruk Kalamansi, kecil kaya manfaat terhadap Kesehatan

Blog Single
Jeruk Kalamansi FR atau sering disebut kalamondin merupakan salah satu varietas jeruk nipis yang  berasal dari Bengkulu. Jeruk kalamansi memiliki batang kecil dan juga memiliki cabang yang banyak. Jeruk kalamansi yang belum matang berwarna hijau dan berwarna kekuningan jika sudah matang. Jeruk ini memiliki rasa asam, mengandung banyak air, dan juga memiliki aroma yang khas sehingga sering dimanfaatkan sebagai minuman, dan penyedap masakan bagi bahan yang berbau amis seperti masakan dari laut dan daging.

Kandungan gizi sebuah jeruk kalamansi yakni mengandung 12 kalori, serat 1,2 g, potassium 37 mg, vitamin C 7,3 g, vitamin A 57,4 mg IU, kalsium 8,4 mg, air 15,5 g. Dan mengandung karbohidrat 3%, mineral 1%, asam askorbat 0,1%, asam sitrat 3%. Kulit jeruk kalamansi kaya akan minyak osensial dan asam askorbat 0,15%, jeruk ini juga sangat berair dan memiliki rasa asam serta mengandung 5,5% asam sitrat.

Ciri utamanya berukuran kecil 13,5 – 25 gr/buah dengan bentuk buah bulat gepeng dan berwarna kuning kehijauan dan oranye apabila di dataran tinggi.

Minuman sari buah kalamansi baik untuk menjaga kesehatan tubuh karena kaya fosfor (P), kalsium (Ca) dan vitamin C.  

Di Bengkulu, jeruk kalamansi umumnya di lahan kering/perbukitan dan buahnya diolah secara komersial menjadi sirup dan cocok sebagai buah tangan bagi mereka yang berkunjung di sana. 

Tanaman ini sangat cocok ditanaman di depan rumah atau di dalam pot sebagai tanaman hias karena bentuknya semak, sangat genjah/cepat berbuah dan pembuahannya terjadi sepanjang tahun.  Adaptasinya pun luas dari dataran rendah sampai tinggi.
Share this Post: