Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura
PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Minyak Astiri Jeruk

Minyak Astiri Jeruk

Minyak Atsiri jeruk diperoleh dari mengekstrak kulit buah jeruk dengan sistem destilasi. walaupun tanaman jeruk memiliki varietas yang cukup banyak, namun terdapat senyawa yang dapat digunakan sebagai penciri minyak atsiri asal jeruk yaitu adanya senyawa dominan dalam minyak astiri jeruk. Variasi aroma minyak atsiri pada berbagai varietas jeruk ditentukan oleh kandungan dan komposisi senyawa selain limonen. Ektrasi minyak atsiri dari kulit jeruk terdiri atas beberapa kegiatan yaitu :Memotong-motong / memblender kulit jeruk menjadi berukuran kecil, Melakukan proses ekstrasi dengan metode distilasi uap, dimana uap dan air mendidih digunakan untuk mengangkat minyak dari dalam jaringan kulit jeruk, Menampung minyak hasil destilasi ke dalam corong pemisah, Memisahkan minyak dari air dengan menggunakan pipet dan memasukkan dalam botol. Minyak atsiri jeruk biasanya berwarna bening. Untuk mencegah kerusakan minyak atsiri dan memperpanjang masa simpannya sebaiknya minyak atsiri dimasukkan ke dalam botol berwarna gelap dan disimpan dalam lemari es.