PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Anggrek Phalaenopsis Tipe Baru Varietas Adelia Agrihort

Anggrek Phalaenopsis Tipe Baru Varietas Adelia Agrihort

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas unggul tipe baru. Salah satu jenis anggrek yang dikenal luas di seluruh dunia ialah Phalaenopsis. Prospek pengembangan tanaman anggrek ke depan  diperkirakan masih sangat cerah. Untuk memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkat, maka diperlukan ketersediaan bibit dalam jumlah besar.

Hibridisasi atau persilangan adalah salah satu metode menghasilkan kultivar tanaman baru yaitu dengan cara menyilangkan dua atau lebih tanaman yang memiliki konstitusi genetik berbeda dengan tujuan untuk menggabungkan karekter–karakter baik dalam satu tanaman, memperluas variabilitas genetik tanaman melalui rekombinasi gen, dan untuk mendapatkan hibrid vigor. Pemilihan tetua atau kombinasi hibrid merupakan hal yang sangat penting dalam pemuliaan tanaman dan hal tersebut sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan program pemuliaan. Selain itu, penyediaan hibrid baru di dalam negeri dapat menggerakkan kegiatan industri yang berdampak nyata terhadap tumbuhnya perekonomian nasional. Hal ini layak dilakukan mengingat Indonesia memiliki sumberdaya genetik Phalaenopsis yang luas dengan beragam karakter yang mudah dikombinasikan dalam skema persilangan yang sistematis.

Persilangan dinyatakan berhasil apabila dalam satu populasi persilangan muncul variasi seperti warna bunga, tinggi tanaman, atau bentuk tanaman dan semua itu dapat diketahui melalui karakterisasi hasil persilangan. Parameter yang diukur dalam karakterisasi hasil persilangan ialah variasi warna bunga, panjang daun, lebar daun, pertambahan jumlah anakan, panjang bunga, panjang tangkai bunga, lebar bunga, panjang bibir, lebar bibir, dan jumlah kuntum tiap tangkai.

Anggrek tipe baru Phalaenopsis perlu dibuat untuk memenuhi preferensi konsumen yang berubah cepat. Anggrek ini dapat diciptakan dari hasil persilangan antara hybrid komersial dengan hybrid primer maupun hybrid sekunder. Sebanyak 14 tanaman dari 3 populasi F1 yang telah berbunga selama 3 tahun terakhir telah terkarakterisasi. Selain itu, telah diperoleh lebih dari 5 individu F1 Phalaenopsis harapan terseleksi tipe unggul baru (tipe standar, multiflora, mini) dengan kombinasi warna utama ungu dan putih, produktif (lebih dari 10 kuntum) dan dalam proses perbanyakan benihnya. Satu diantaranya telah didaftarkan ke PVTPP Kementerian Pertanian dengan nama Anggrek Phalaenopsis varietas Adelia Agrihort”.