PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Kenduri Durian

Kenduri Durian

Durian begitu melimpah di musim tahun ini. Sumatera, Kalimantan….juga di pulau Jawa, durian sedang banyak. Tinggal dipilih, suka yang mana? Di Indonesia, hampir tiap daerah sentra durian memiliki durian unggul. Sebut saja Namlung, Cumasi, Bawor, Merah Banyuwangi, Pelangi. Karena DURIAN inilah beberapa tokoh dan penggemarnya berkumpul di Gayatri Nursery, kawasan Depok, Jawa Barat pada 12 Januari 2019. Kegiatan Kenduri Durian yang diselenggarakan oleh Komunitas Maniac Durian dan Organic Kitchen Garden, menampilkan talkshow dengan narasumber ahli durian, kuliner durian, bazzar buah dan benih durian. 


Dr. Panca Jarot Santoso dari Balitbu, Dr. Reza Tirtawinata dari Yayasan Durian Nusantara dan ahli durian dari Malaysia mengupas lika-liku Budidaya Durian. Diskusi yang menarik dengan para pekebun dan peminat durian, bahwa Indonesia memang salah satu produsen durian, namun belum mampu memenuhi kebutuhan, sehingga pengembangan durian masih terbuka karena pasar dalam negeri belum terpenuhi dan pasar global yang terus berkembang. Kuliner durian pun perlu dikembangkan terus, tidak hanya dodol, tempoyak, es krim, tapi aneka dessert dan bahkan lauk-pauk dengan sentuhan durian. Uniknya, di acara Kenduri Durian ini, peserta membawa potluck olahan durian yang bisa dicicip seluruh peserta saat santap siang. Buah durian juga tersedia bisa dibawa pulang, untuk Durian Bawor Banyumas dibandrol Rp. 80.000/kg, dan durian Banten pada kisaran Rp. 75.000-150.000,-/buah sesuai ukurannya. 

Saat ini Musangking yang menjadi buah bibir dengan harga yang terus melejit, kita mulai mengunggulkan Durian Pelangi. Semoga Pelangi segera bisa muncul memenuhi kerinduan para penikmat durian dan bisa menembus pasar global.