PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Selesai Bersolek: Agrowisata Kota Solok Siap Sambut Publik

Selesai Bersolek: Agrowisata Kota Solok Siap Sambut Publik

Agrowisata Kota Solok tampil menawan pagi ini (5/12/2018). Anggunnya Tari Gelombang juga antusiasme masyarakat menyambut iring-iringan Kepala Balitbangtan yang diwakili Kepala Puslitbang Hortikultura, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Dirjen Hortikultura, Walikota Kota Solok, Kepala Balitbu Tropika, Kepala BPTP Sumbar dan Kepala Dinas lingkup Kota Solok memasuki lokasi Launching Kawasan Agrowisata Solok. Tak butuh waktu lama bagi Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian untuk mempersolek si cantik dari Sumatera Barat karena kecantikan alaminya. Dimulai pada pertengahan 2017, Agrowisata Kota Solok telah siap mengambil alih pandangan jagad publik Sumatera dan Indonesia serta dunia.

Melalui kegiatan dukungan inovasi teknologi Balitbangtan dalam pengembangan Agrowisata Payo, berbagai macam inovasi teknologi pertanian telah di perkenalkan dan didiseminasikan kepada masyarakat. Dengan mengusung semangat kerjasama, Balitbangtan merangkul berbagai pihak, mulai dari Pemda dan Pemkot Kota Solok, eselon I, II dan III Kementerian Pertanian, serta masyarakat sekitar untuk mewujudkan Agrowisata Solok yang siap mencuri perhatian dunia. "Pengembangan Kawasan Agrowisata Payo ini, merupakan paket komplit. Berbagai inovasi teknologi pertanian dari eselon I, II dan III Kementerian Pertanian ada disini. Dari Puslitbang Hortikultura (Balithi dan Balitbu Tropika), BBP2TP (BPTP Sumbar), Puslitbang Perkebunan (Balittri dan Balittro), serta dari Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian. Sekarang ini konsepnya adalah sinergitas. Semoga tidak hanya pemerintahan saja, tapi swasta juga bisa turut mengembangkan agrowisata ini." Tutur Dr. Hardiyanto sekaligus Kepala Puslitbang Hortikultura di sela sela acara.

Beberapa inovasi teknologi Balitbangtan yang telah didiseminasikan antara lain berupa budidaya berbagai tanaman buah, hias, kopi dan obat serta kelembagaan. Untuk tanaman obat, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Puslitbang Perkebunan memberikan sumbangsihnya berupa bimbingan dan pendampingan terkait budidaya kunyit, sambung nyawa dan 50 macam tanaman obat serta diversifikasi tanaman obat. Untuk tanaman hias, Balai Penelitian Tanaman Hias, Puslitbang Hortikultura memberikan bimbingan dan pendampingan tanaman hias berupa krisan, solosia, aglonema, piladang, dan mawar. Untuk tamaman buah, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Puslitbang Hortikultura memberikan bimbingan dan pendampingan budidaya tanaman buah alpukat, pisang, dan manggis. Untuk tanaman kopi, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar memberikan sumbangsihnya berupa bimbingan dan pendampingan terkait budidaya kopi. Untuk pemetaan komoditas unggulan di Payo dilakukan oleh Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian. Sedangkan dalam aspek kelembagaan dan pendampingan di setiap komoditas dibantu secara langsung oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.

Setelah acara Launching Kawasan Agrowisata Payo Solok yang dilakukan oleh Dirjen Hortikultura dilanjutkan dengan panen perdana bunga krisan dan kunjungan di stan pameran hasil olahan tanaman rempah dan obat dari KWT Payo hasil binaan tim Balitbangtan. Panen perdana menjadi simbolisasi bahwa kawasan Agrowisata Kota Solok telah siap melantunkan keelokannya pada dunia. Acara launching ini sekaligus menjadi momentum 'pamit' Balitbangtan kepada Kota Solok, secara simbolis dengan penyerahan buku 600 Teknologi Balitbangta oleh Kepala Pusitbang Hortikultura kepada Walikota Solok. Lebih lanjut, Kepala Puslitbang Hortikultura menyampaikan bahwa kedepan, yang diperlukan oleh Kota Solok adalah komitmen untuk meneruskan apa yang telah dimulai pada Kawasan Agrowisata Payo Kota Solok. Kawasan Agrowisata Payo, harus sustain dan berdampak nyata. Bisa menjadi model penerapan inovasi teknologi yang berbasis edukasi dan berorientasi wisata," pungkasnya.

Berbagai harapan juga meluncur dari berbagai pihak, tak terkecuali kawula muda Kota Solok. "Semoga Kawasan Agrowisata Kota Solok ini bisa terus berjaya, semakin cantik, dan menawan hati sebagai magnit kawula muda berkunjung ke Payo." Harap Guruh, Duta Pariwisata Kota Solok 2018.(IMNS).*