PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : International Symposia on Horticulture (ISH)

International Symposia on Horticulture (ISH)

International Symposia on Horticulture (ISH) dilaksanakan di The Anvaya Hotel Kuta Bali, Indonesia pada tanggal 27-30 November 2018 dengan mengangkat tema “Emerging Challenges and Opportunities in Horticulture Supporting Sustainable Development Goals”. 

Hadir sebagai pembicara utama Dr. Irene Kernot (Research Program Manager Horticulture of ACIAR), Pepijin Schrenemacher (Thailand) Randy Stringer (Australia), Bahman Amiri Larijani (Iran), Tomohiro Kamogawa (Jepang), sedangkan pebicara dari Indonesia direktur Jendral hortikultura, Kementerian Pertanian yang memaparkan tentang kebijakan nasional yang mendukung tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

ISH diselenggarakan sebagai wadah bagi para peneliti untuk meningkatkan pengetahuan dan saling bertukar ilmu untuk menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin besar dalam pengembangan komoditas hortikultura. 
ISH terbagi menjadi 5 simposium, yaitu: (1) promote the exotics of tropical and sub tropical fruits to enhance competitiveness and penetration into modern markets, (2) modern and urban farming system for healthy and safety vegetable products, (3) coloring the world with ornamental plant innovations for prosperity, (4) emerging trends of horticulture impacting global markets: the socio economic studies, dan (5) implementation of integrated crop management to support food sovereignty on bio-industry.

Peserta yang hadir pada acara ini sekitar 250 orang dari 10 negara di dunia meliputi : India, Philippines, Vietnam, Thailand, Japang, Belgium, New Zealand, Australia, Germany, dan Indonesia.
Dalam upaya menyebarluaskan inovasi teknologi hortikultura kepada dunia internasional, Puslitbang Hortikultura memanfaatkan acara tersebut  dengan  menggelar produk hortikultura melalui mini display hasil inovasi teknologi hortikultura. Mini display diikuti juga oleh IPB dan PERHORTI.