PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Pemeliharaan Working Collection Materi Genetik Perakitan VUB

Pemeliharaan Working Collection Materi Genetik Perakitan VUB

Seiring peningkatan jumlah penduduk Indonesia, maka kebutuhan akan konsumsi sayuran juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2016) menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan sayuran terus mengalami peningkatan dari tahun 2013–2015. Pada tahun 2013 kebutuhan sayuran untuk penduduk Indonesia (247 juta jiwa) sebesar 14 juta kg, selanjutnya di tahun 2015 naik menjadi sekitar 16 juta kg untuk kebutuhan 255 juta jiwa. Ini menunjukkan bahwa komoditas tanaman sayuran di Indonesia memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.
 
Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), sebagai salah satu unit pelaksana teknis di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian berdasarkan SK. Menteri Pertanian No. 21/Permentan/OT.140/3/2013 memiliki tugas melaksanakan penelitian tanaman sayuran dengan salah satu tujuan yang ditetapkan adalah menghasilkan Varietas Unggul Baru (VUB) melalui program perakitan varietas. 

Program perakitan varietas di Balitsa telah menghasilkan beberapa working collection dari komoditas sayuran prioritas dan potensial yang merupakan generasi lanjut dan memiliki waktu simpan terbatas, sehingga harus dipelihara, seperti: materi varietas kentang dan jamur edibel dalam bentuk kultur jaringan, serta benih generatif cabai merah dan kacang panjang. Materi working collection tersebut harus tetap dipelihara agar selalu tersedia, sehingga saat program perakitan pemuliaannya akan dilanjutkan dapat berjalan dengan baik. Dengan pemeliharaan yang tepat dan baik dapat menyelamatkan materi genetik working collection dan melanjutkan rencana program perakitan varietas di masa yang akan datang. Materi genetik dari hasil pemuliaan oleh pemulia sangat banyak dari berbagai komoditi sayuran. Beberapa koleksi tersebut memiliki potensi hasil dan potensi khusus lainnya seperti ketahanan terhadap hama/penyakit dan potensi ketahanan cekaman lingkungan abiotik. Kegiatan ini menampung working collection dari pemulia agar tidak punah untuk kepentingan perakitan varietas sayuran. Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan working collection materi genetik perakitan varietas  dilakukan pada Bulan Januari hingga Desember 2017 di KP Margahayu Balitsa-Lembang. Hasil kegiatan ini yaitu terpeliharanya working collection  4 komoditi sayuran yaitu jamur edibel (20 aksesi), kentang (25 aksesi baru dan 81 aksesi lama), bawang merah (385 aksesi), dan cabai merah (5 aksesi). Kondisi tanaman baik dan menghasilkan benih yang bagus untuk pemeliharaan berikutnya.