PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : SPEKTA HORTI Inovasi terkini dari Hortikultura

SPEKTA HORTI Inovasi terkini dari Hortikultura

Spekta Horti menjadi ajang terbesar menampilkan inovasi teknologi terbaru hortikultura tahun ini. Setidaknya ada delapan tema besar ditampilkan pada gelar teknologi yang berlangsung di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Lembang, Bandung dari 20-23 September 2018. Rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya :
  1. Hortitek
  2. Launching Varietas
  3. Horti Smart
  4. Horti Expo dan Bazaar
  5. Horti Awards
  6. Horti Cooking Demo
  7. Youth Hortipreneurship
  8. Horti Bizz
Dengan mengusung tema “Benih hortikultura untuk kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan” diharapkan dapat mendiseminasikan paket inovasi teknologi terkini mendukung pengembangan agribisnis hortikultura yang berdaya saing serta dapat mengakselerasi penguatan industri hortikultura berbasis teknologi inovasi dan adopsi oleh petani untuk mengurangi ketergantungan impor. Menteri Pertanian Amran Sulaiman membuka secara resmii acara Spekta Horti 2018 di Lembang pada hari kamis (20/9/2018).

Ditemui usai membuka gelaran Spekta Horti 2018, Amran mengatakan, peningkatan ekspor hortikultura merupakan tujuan dari digelarnya kegiatan tersebut sebab benih yang ditanam dua tahun lalu kini sudah panen. Adapun benih yang dimaksud, kata Amran, terdiri dari jenis sayuran-sayuran, bunga, dan lain sebagainya.

"Hari ini kita melakukan ekspor hortikultura sebagaimana arahan Bapak Presiden kita menyiapkan bibit 2 tahun yang lalu itu senilai Rp 5,5 triliun hari ini kita sudah panen," kata Amran.

Amran mengatakan panen tanaman hortikultura telah diekspor ke sebelas negara di Asia hingga Eropa. Hasil ekspor tersebut, sambung Amran, meningkat 24% sejak 2017 lalu dan menghasilkan devisa bagi negara hingga Rp 441 triliun.

"Kita sudah panen dan ekspor. Ekspor kita sampai ke negara-negara Eropa dan negara-negara Asia. Ini patut kita syukuri. Peningkatan ekspor sejak tahun 2017 hingga 24% itu tertinggi 15 tahun terakhir. 24% peningkatannya inti yang kami baca dan rupiahnya Rp 441 triliun," ungkap Amran.

Amran menjelaskan ekspor di bidang pertanian hortikultura merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan devisa negara. Selain itu, sambung Amran, ke depannya Kementerian Pertanian akan mendorong pula dilakukannya investasi agar pertumbuhan ekonomi di Indonesia meningkat.