PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Langkah Sinergi Balitbangtan dan Department of Agriculture and Fisheries Queensland Menuju Swasembada Bawang Putih

Langkah Sinergi Balitbangtan dan Department of Agriculture and Fisheries Queensland Menuju Swasembada Bawang Putih

Semangat Kementerian Pertanian untuk mewujudkan swasembada bawang putih tahun 2019 ternyata sejalan dengan visi dari Pemerintah Australia, khususnya Department of Agriculture and Fisheries Queensland. Pemerintah Australia juga sedang berjuang memenuhi kebutuhan komoditas bawang putih dalam negerinya karena baru sebagian kecil saja yang dapat dipenuhi oleh produksi lokal. Senasib dengan Indonesia, Australia juga sedang dihadapkan pada suksesnya ekspansi ekspor bawang putih dari Cina ke berbagai negara.

Dr. Stephen Harper dari Department of Agriculture and Fisheries Queensland dan Mr. John Thomas dari University of Queensland (6/2) berkunjung ke Puslitbang Hortikultura dan diterima oleh Kepala Puslitbang Hortikultura, Dr. Hardiyanto. Maksud kunjungannya adalah untuk menjalin kerja sama dan berbagi pengalaman dalam mewujudkan swasembada bawang putih. Pada pertemuan tersebut, Dr. Stephen menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Australia  adalah kurangnya ketersediaan benih bawang putih  berkualitas dan belum jelasnya standar budidaya atau SOP yang digunakan. Untuk itu, salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan menyeleksi galur-galur unggul. Hasil seleksinya nanti diharapkan akan berproduktivitas tinggi dan keragaan umbi bawangnya sesuai preferensi konsumen.

Pada akhir kunjungannya, kedua belah pihak telah bersepakat untuk merancang  kolaborasi penelitian antar dua negara, Indonesia dan Australia. Kolaborasi tersebut berupa penelitian dan pengembangan komoditas bawang putih dalam mewujudkan swasembada bawang putih di masing-masing negara. Output yang diharapkan adalah dihasilkannya varietas-varietas unggul baru bawang putih yang berproduksi dengan baik di kedua negara, tahan hama dan penyakit serta memiliki daya saing di pasar dunia.