PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Geliat Hortikultura di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Geliat Hortikultura di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Bangkitnya hortikultura terus menggeliat sampai ke pelosok daerah di negeri yang kita cintai ini. Sebelumnya Balitbangtan bersama-sama dengan Pemkot Solok, Sumatera Barat telah bersepakat untuk mengembangkan Kawasan Hortikultura dan Agrowidya Wisata di daerah Payo, Solok (19/9). Kemudian tindak lanjut kerjasama dengan Kabupaten Batang, Jawa Tengah pun sudah dimulai dengan pendampingan teknologi tanaman hias. Setelah ini akan dilanjutkan dengan tanaman hortikultura yang lain sebagai wujud dukungan dan komitmen dari Balitbangtan. 

Namun geliat tersebut tidak berhenti sampai disitu saja. Kini bergerak dari pulau Jawa dan Sumatera, menuju Sulawesi. Tepatnya di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan telah diinisiasi kerjasama pengemban kawasan di daerah tersebut.  Balitbangtan bersama dengan Bupati Tana Toraja Utara telah menyepakati kerjasama. Untuk mengikat komitmen bersama,  penanda tanganan naskah kerjasama antara Badan Litbang Pertanian dengan Bupati Tanah Toraja Utara - Negeri di Atas Awan, telah dilakukan yang bertujuan untuk mengembangkan kawasan pertanian dan pendampingan teknologi di kabupaten tersebut (30/9).

Bupati menyampaikan bahwa sebenarnya MoU ini sangat diharapkan untuk mendukung pengembangan pertanian, utamanya hortikultura. Bupati mengkhawatirkan tingginya penggunaan pestisida pada komoditas pertanian. Kesungguhan Bupati telah dibuktikan dengan melaksanakan gerakan penanaman cabai dan tomat dalam satu tahun terakhir.

Lebih lanjut disampaikan bahwa andalan utama Kab. Tator Utara adalah komoditas kopi dan pariwisata. Sudah disediakan 200 ha untuk pengembangan kopi dan hortikultura yang tidak akan dialihfungsikan.

Kapuslitbang Hortikultura, mewakili Ka Balitbangtan, menyampaikan bahwa Balitbangtan harus mewarnai pembangunan pertanian di seluruh Indonesia, termasuk Kab Tator Utara. Balitbangtan yang bermandat untuk menghasilkan teknologi untuk pembangunan pertanian. 

Memperhatikan potensinya, Kab Tator Utara diharapkan dpt melaksanakan pembangunan pertanian berbasis wisata. Pada kesempatan ini disampaikan plakat dan buku 500 inovasi teknologi, dan cendera mata dari Bupati kepada Balitbangtan (sumber: Catur Hermanto, Kepala Balitsa Lembang).