PUSLITBANG HORTIKULTURA   
TSS, Solusi di Saat Benih Bawang Merah Mahal

TSS, Solusi di Saat Benih Bawang Merah Mahal

Dalam rangkaian kegiatan supervisi dan pendampingan program strategis Kementan di Kabupaten Brebes, komoditas bawang merah merupakan salah satu yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah, hal ini karena menjelang musim tanam 3 Petani dihadapkan pada masalah sangat mahalnya benih umbi bawang merah, yaitu mencapai 60-70 ribu rupiah per kg.

Kondisi ini dapat menyebabkan petani beralih menanam komoditas lain, yang pada akhirnya menyebabkan kelangkaan bawang merah pada 2-3 bulan kedepan. Tentunya kondisi ini tidak dapat dibiarkan, mengingat bawang merah adalah komoditas penyumbang inflasi, dan Kabupaten Brebes adalah sentra utama yang menyumbang 30% dari produksi bawang merah nasional.
Salah satu solusi dalam mengatasi hal ini adalah dengan penggunaan benih bawang merah TSS (true seed of shallot). Saat ini penggunaan TSS sebagai benih sudah mulai banyak dilirik oleh Petani. Salah satu lokasi persemaian seedling asal benih TSS milik Pak Yus di Kecamatan Jatibarang terlihat hamparan seedling dengan performa yang baik.

TSS yang ditanam adalah varietas Bima Brebes dan Trisula yang berasal dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran, serta varietas Lokananta dan Maserati. Saat ini umur seedling 25 HST, dan saat umur 35 HST seedling sudah siap untuk dipindah-tanam.
Informasi dari Pak Yus, tahapan persemaian dan transplanting merupakan tahap yang dirasa menyulitkan dan beresiko bagi petani, tahap setelah transplanting merupakan tahap yang rentan dan memerlukan perawatan ekstra, hal ini dikarenakan pada seedling TSS cadangan makanan lebih sedikit dibanding benih dari umbi, sehingga perlu dipupuk.

Selain itu seedling TSS perlu secara intensif dijaga dari kekeringan dan serangan hama penyakit, namun berdasarkan pengalaman beliau yang sudah mencoba menggunakan TSS sejak tahun 2009 dan dengan pendampingan teknologi oleh Peneliti Balitsa, permasalahan tersebut sudah didapatkan tips dan triknya untuk keberhasilan tanam bawang merah asal TSS, bahkan seedling Pak Yus sudah banyak diminati oleh Petani.

Dengan pengalaman dan keberhasilannya tersebut Pak Yus oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes akan disiapkan sebagai penyedia benih bawang merah dalam bentuk seedling. Dengan demikian benih bawang merah asal TSS ini sangat berpotensi sebagai alternatif saat benih umbi mahal dan sulit untuk didapatkan.

Dalam kunjungan tersebut Kabid Program dan Evaluasi Puslitbang Hortikultura, Dr. Waryat, mengatakan bahwa Puslitbang Hortikultura, beserta Balitsa siap mendukung pengembangan budidaya bawang merah asal benih TSS di Kabupaten Brebes. (PS/W)