PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Melati, Potensi Pemalang yang Menembus Pasar Ekspor

Melati, Potensi Pemalang yang Menembus Pasar Ekspor

Pandemi Covid 19 tidak menyurutkan langkah Puslitbanghorti, Balitbangtan untuk mengawal ketersediaan pangan di Pemalang. Kabid KSPHP Puslitbanghorti, Dr. Rudi Hartono beserta tim turun ke lapang melakukan pendampingan program strategis Kementan di Pemalang.

Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Pemalang, Prayitno, SP, M.Si dalam pertemuan pada 23 Juni 2020 menyampaikan bahwa LTT Kabupaten Pemalang telah mencapai 90 persen dari target yang ditetapkan. Sampai dengan bulan Agustus 2020 diperkirakan terdapat surplus stok beberapa komoditas pangan utama, antara lain beras 38.129,92 Kg, cabai merah 1.306,29 Kg, bawang merah 3.173,34 Kg, cabai rawit 397,10 Kg.

Selain komoditas pangan  utama, Pemalang juga memiliki komoditas unggulan Melati yang telah menembus pasar ekspor. Meskipun bisnis melati sempat surut terdampak pandemi Covid 19, namun bisnis ini kini mulai menggeliat lagi setelah memasuki tatanan baru. Panen melati yang dapat dilakukan sepanjang tahun selama berkali kali sampai tanaman berumur 5-10 tahun menjadikan usahatani melati sebagai usaha yang menjanjikan kontinuitas pendapatan bagi petani. (RAN/RH).