PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Bimtek Budidaya dan Perbenihan Bawang Merah, dan Cabai Merah Tingkatkan Kualitas Petani Milenial

Bimtek Budidaya dan Perbenihan Bawang Merah, dan Cabai Merah Tingkatkan Kualitas Petani Milenial

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (bimtek) untuk Petani Milenial di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas pada Tanggal 30 Oktober 2019, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang KSPHP Puslitbang Hortikultura Dr. Rudi Hartono.

Dalam bimtek ini, sebanyak 98 petani milenial dan pendamping tani milenial yang mengembangakan Bawang Merah, Cabai Merah terdiri dari petani asal Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang.

Kepala Balai Pengkajian Teknolog Pertanian (BPTP) yang diwakili oleh Kepala Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) Kalimantan Barat Agus Subekti, SP, MP menyampaikan, cabai merupakan komoditas pemicu inflasi sehingga disamping teknologi budidaya tidak kalah pentingnya bagaimana memproduksi benih yang bermutu karena benih merupakan faktor penentu dalam budidaya yang inputnya di datangkan dari luar.  Sehingga dengan bimtek ini petani dapat memproduksi benih secara mandiri dan tidak kalah pentingnya  lagi membangun kelembagaan yang baik dan efektif.

Kemudian Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Ir. Suhaimin menyampaikan petani milenial diharapkan dapat mengakses teknologi dengan baik, sehingga informasi tentang perbenihan dan teknologi budidaya dapat diperoleh dan diterapkan secara langsung di lapangan.

Adapun materi yang disampaikan pada bimtek ini adalah Teknologi Budidaya dan Perbenihan Bawang Merah, Teknologi Budidaya dan Perbenihan Cabai Merah disampaikan oleh Prof. Dr. Ahsol Hasyim dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa).
Pada Tahun 2019 sekitar 300 hektar pengembangan lahan cabai melalui program pemerintah dan penanaman dilakukan secara mandiri. Adapun varietas bawang merah yang ditanam adalah Bima Brebes. Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) ditunjuk sebagai sentra pengembangan bawang merah dengan biji atau true shallot seed (TSS) sedangkan untuk cabai menggunakan varietas cabai keriting hibrida Veri Well, Varietas cabai keriting Kencana, Varietas cabai merah Tanjung 2, Varietas cabai rawit Prima Agro dan Cabai lokal varietas Peranggi.

Wilayah Kalimantan Barat sangat prospektif untuk pengembangan bawang merah biji dan akan dilakukan di Kabupaten Bengkayang, Sanggau, Sambas, Ketapang, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Kota Singkawang dan Kota Pontianak.