PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Puslitbanghorti Expose Penilaian Zona Integritas Menuju WBK/WBM

Puslitbanghorti Expose Penilaian Zona Integritas Menuju WBK/WBM

Dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pertanian mengadakan Penilaian kepada Unit Kerja/Unit PelaksanaTeknis atas Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Tim Independen Kementerian PN dan RB melakukan penilaian desk evaluation atas Zona Integritas menuju Wilyah Bebas dari Korupsi kepada 32 UPT yang telah memenuhi syarat oleh Tim.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura menjadi salah satu Unit Kerja yang dilakukan penilaian tersebut. Paparan disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengambangan Hortikultura berupa paparan power poin pelaksanaan RB, dan video.

Kepala Pusat menampilkan paparan Pembangunan Zona Integriatas menuju WBK/WBBM lingkup Puslitbang Hortikultura dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi, pada hari Selasa, 24 September 2019. Evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi di 6 dari 8 area perubahan, meliputi: 

1). Penataan Manjemen Perubahan; 
2). Penataan Tata Laksana; 
3). Penataan SDM Aparatur;
4). Penguatan Akuntabilitas; 
5). Penguatan Pengawasan;
6). Pelayanan Publik.

Kepala Pusat menyampaikan adanya perubahan yang signifikab sebelum dan sesudah dilakukannya Reformasi Birokrasi. Puslitbang Hortikultura telah berkomitmen untuk melakukan Manajemen Perubahan. Area ini meliputi telah dilakukannya pembentukan TimZona Integritas berikut Rencana Kerjanya, pemantauan dan evaljasinya, dan perubahan pola pikir dan budaya kerja.

Sebagai lembaga penelitian, Puslitbanghorti juga senantiasa berinovasi untuk memperkuat tatalaksana. Penguatan Tatalaksana dimaksudkan untuk meningkatka  efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, dan terukur. Yg dapat dilakukan pada area ini adalah dengan penyusuna  SOP, e-office.

Pada Area penataan SDM Aparatur, Kepala Pusat menyampaikan hal-hal yang telah dilakukan, beruoa perencanaan kebutuhan pegawai, pola mutasi internal, pengembangan berbasis kompetensu, PK individu, penegakan disiplin (dengan reward and punishment), kode etik, dan mengupdate SIM.

Untuk area perubahan Penataan Akuntabilitas, hal penting yg menjadi kunci keberhasilan adalah keterlibatan langsung pimpinan dalam setiap proses sejak awal sampai àkhir, memiliki komitmen dan keteladanan pimpinan.

Pada area peningkatan pengawasan, kepala pusat mengutamakan adanya prlaporan atas penerimaan Gratifikasi, dan pengaduan masyarakat. Pada kedua kegiatan tersebut telah dilakukan adanya pelaporan kepada UPG  Itjen.

Pada paparan akhir, diinformasikan adanya area perubahan terkait Pelayanan Publik Berkualitas, telah berhasil menetapkan Standar Pelayanan, pengembangan budaya pelayanan Prima, dan penilaian IKM.

Paparan diakhiri dengan menampilkan video yang menggambarkan pelaksanaan reformasi birokrasi sekaligus menampilkan fasilitas sarana, seperti sarana layanan bagi disabilitas, serta kondisi pelayanan publik yang dilakukan.

Apresiasi diberikan oleh Tim Independen KemenPAN dan RB bagi satker yg telah melakukan presentasi.
Jayalah Puslitbanghorti