PUSLITBANG HORTIKULTURA   
Foto untuk : Panen Perdana Sayuran Organik Kawasan OPAL Puslitbang Hortikultura

Panen Perdana Sayuran Organik Kawasan OPAL Puslitbang Hortikultura

Opal hadirkan kebutuhan pangan keluarga lima langkah dari rumah. Ungkapan di atas kiranya tidak berlebihan mengingat kebutuhan pangan termasuk dalam kebutuhan pokok yang harus dijamin ketersediaanya oleh negara dan harus ada setiap hari.  Dalam usaha penyediaan pangan tidak sebatas hanya menyediakan secara kuantitatif namun perlu memerhatikan kualitas yaitu bergizi, sehat dan ramah lingkungan. Selain menyediakan sumber pangan melalui kegiatan usaha tani, pemerintah juga diwajibkan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat menghasilkan sumber pangan secara mandiri. Kegiatan ini dapat dimulai dari pemanfaatan sumber daya lahan/pekarangan di sekitar tempat tinggalnya. Selanjutnya, untuk mendukung penganekaragaman konsumsi pangan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif dan produktif maka perlu dilakukan pengoptimalan pemanfaatan lahan pekarangan oleh instansi pemerintah sebagai sarana percontohan kepada masyarakat melalui Obor Pangan Lestari (OPAL).

Dalam kurun waktu 2 bulan 15 hari sejak OPAL Puslitbang Hortikultura diluncurkan tanggal 20 Juni 2019, kawasan OPAL banyak dikunjungi oleh karyawan/i dilingkungan Cimanggu dan menjadi tempat pembelajaran bercocok tanam hortikultura yang menyenangkan bagi mereka.

Pemanfaatan pekarangan sangatlah tepat untuk memenuhi pangan dan gizi keluarga, mengingat selama ini pekarangan dan lahan disekitar rumah belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal lahan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai penghasil pangan, dalam memperbaiki gizi keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.


Dalam rangka menggalakan semangat pemanfaatan lahan pekarangan melalui program OPAL, Kepala Puslitbang Hortikultura Dr. Hardiyanto didampingi pejabat struktural dan seluruh pegawai Puslitbang Hortikultura tanggal 4 September 2019 melakukan panen sayuran bersama pada kawasan OPAL Puslitbang Hortikultura. Hardiyanto berpesan agar setiap pegawai Puslitbang Hortikultura mampu menerapkan program OPAL dirumahnya masing-masing dan setiap pegawai Puslitbang Hortikultura berkewajiban untuk memelihara dan menjaga tanaman yang ada di lingkungan kantor  termasuk kawasan OPAL.